Mie instan merupakan produk mie kemasan yang sangat populer di tengah masyarakat. Rasanya yang gurih, cepat saji dan harga pun terjangkau. Tak heran jika banyak orang menyukainya, termasuk wanita hamil sekalipun.

Pada saat mengalami morning sick, sebagian wanita ada yang enggan mengkonsumsi nasi dan lauk pauk. Kadang keinginan menikmati makanan gurih seperti mie instan ini pun muncul. Apakah bahaya makan mie instan saat hamil? Tentunya kembali pada kandungan bahan-bahan yang ada dalam mie instan itu sendiri.

Mie instan mengandung komponen senyawa dan unsur yang memberikan efek buruk bagi kesehatan. Diantaranya ada zat aditif MSG, natrium berlebih, lemak, serta zat antioksidan buatan yang memiliki daya racun cukup kuat.

Tersier Butil Hidrokinon (TBHQ) merupakan pengawet buatan yang bersifat sebagai antioksidan. Bahan tersebut berguna untuk mengawetkan mie di dalam perut, mencegah oksidasi lemak dan minyak. Sehingga setiap satu mangkuk mie instan yang Anda konsumsi, baru bisa dicerna oleh tubuh setelah lebih dari 3 hari.

Baca juga:
Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol? Ini Penjelasannya

Inilah Bahaya Makan Mie Instan Saat Hamil

Pada saat hamil, seseorang tidak hanya memikirkan kondisinya sendiri, namun juga memperhatikan janin yang ada di rahimnya. Setiap asupan yang masuk ke dalam tubuh juga akan dinikmati oleh bayi.

Jika orang sehat saja dilarang mengkonsumsi mie instan dalam jumlah berlebih, apalagi ibu hamil. Berikut ini beberapa efek buruk mie instan bagi ibu hamil:

1. Memicu Hipertensi

Natrium merupakan unsur garam yang memicu terjadinya peningkatan tensi darah. Pada ibu hamil, kondisi tensi harus dijaga dengan baik untuk keselamatan bayi dan sang ibu. Mie instan mengandung kadar natrium yang cukup tinggi.

Dalam satu paket mie instan mengandung 2700 miligram natrium. Angka yang akan memicu peningkatan tensi darah bagi ibu hamil.

2. Mengurangi Kecerdasan Janin

Bumbu mie instan sangat tinggi kandungan MSG-nya. Monosodium glutamate ini akan berpotensi merusak daya otak janin yang sedang berkembang. Maka konsumsi mie instan pada saat hamil tidak dianjurkan untuk masa depan anak Anda setelah lahir.

3. Merusak Fungsi Otak Ibu dan Janin

Efek MSG tak hanya dapat mengurangi kecerdasan, namun lebih parah lagi memicu terjadinya kerusakan permanen pada saraf otak. Beberapa penyakit seperti parkison, alzheimer, lambat berpikir bisa disebabkan konsumsi MSG dalam dosis yang tinggi.

Bagi ibu hamil, janin membutuhkan makanan yang sehat dan tidak mengandung MSG, sehingga konsumsi mie instan pun menjadi sebuah larangan.

4. Merusak Sistem Pencernaan

Antioksidan sintetis beracun dalam mie instan mampu membuat mie bertahan berhari-hari dalam perut, tidak mampu dicerna. Secara otomatis kondisi ini memperburuk pencernaan tubuh.

Perempuan hamil biasanya rentan mengalami konstipasi karena faktor tekanan rahim di bawah perut. Kondisi ini tentunya akan semakin parah jika dibarengi asupan mie instan ke dalam perut.

5. Keguguran Janin

Beberapa penelitian mengungkap, terdapat beberapa merek mie instan yang menggunakan bahan berbahaya penyebab kanker (benzopirene). Bisa Anda bayangkan jika zat-zat seperti TBHQ, benzopirene, MSG dan senyawa berbahaya lainnya masuk menembus plasenta janin. Bukan hanya keracunan yang akan terjadi namun juga keguguran pada kandungan sang ibu.

6. Sakit Kepala

Mengkonsumsi MSG berlebih juga memicu terjadinya sakit kepala pada ibu hamil. Ditambah lagi natrium yang tinggi yang dapat meningkatkan tekanan darah. Kepala akan semakin sakit disertai keluhan yang lainnya. Bahaya yang cukup kompleks dari mie instan bagi ibu hamil.

7. Kanker Usus

Salah satu efek bahan beracun dalam mie instan yang bisa dirasakan tubuh dalam jangka panjang adalah munculnya sel kanker. Jenis kanker yang paling sering ditemui adalah kanker usus.

Hal ini bisa terjadi pada ibu hamil ataupun janin yang dikandungnya. MSG dapat menyuburkan perkembangan sel kanker. Ditambah lagi dengan bahan-bahan sintetis berbahaya yang ada dalam mie instan.

8. Obesitas

Mie instan termasuk jenis makanan olahan yang sangat tinggi kandungan karbohidrat, gula, fruktosa dan sebagainya. Di satu sisi makanan ini sangat rendah kandungan serat dan nutrisi lainnya. Mengkonsumsi mie instan akan memicu terjadinya obesitas yang tentu saja efeknya buruk bukan hanya untuk ibu hamil namun juga orang tidak hamil sekalipun.

9. Diabetes

Kadar gula yang tinggi dalam darah dipicu dari makanan yang dikonsumsi. Jika selama hamil Anda membiasakan diri mengganti makanan dengan mie instan, maka peningkatan kadar gula dalam darah juga dapat memicu terjadinya diabetes.

MSG pun akan memicu peningkatan berat badan, sehingga badan yang berat akan identik dengan penyakit. Kondisi diabetes tentu saja akan membahayakan Anda saat bersalin, terlebih lagi jika harus menjalani operasi.

10. Penumpukan Lemak

Bahan TBHQ yang mencegah oksidasi lemak dan minyak dari mie instan akan berefek buruk bagi asupan lemak dalam tubuh Anda. Lemak akan menumpuk dan akan memberi dampak penyempitan pada pembuluh darah.

Penyempitan ini akan memicu terjadinya penyakit membahayakan lainnya seperti stroke, jantung dan sebagainya. Dalam kondisi hamil, nafas biasanya akan mudah terengah-engah. Dan tumpukan lemak berlebih akan semakin memperburuk kondisi kesehatan.

Bagaimana Jika Ibu Hamil Ngidam Mie Instan?

Pada saat hamil biasanya ada-ada saja keinginan yang muncul. Dan jika tidak dituruti rasanya akan sangat sedih, bahkan bisa menangis. Termasuk makanan, ada juga perempuan hamil yang sangat-sangat ingin makan mie instan dan tak mau makan yang lain. Lalu bagaimana caranya?

  • Jangan jadikan kebiasaan, cukup satu kali saja untuk membuat perasaan ibu hamil tenang. Ingat akan bahaya mie instan, bukan hanya untuk dirinya namun juga janin yang dikandung.
  • Jika terpaksa harus mengkonsumsi, sebaiknya ikuti aturan yang ada. Rendam mie dengan air panas lalu buang airnya. Lakukan sebanyak tiga kali untuk membuat antioksidan buatan tersebut.
  • Jangan gunakan bumbu dalam mie instan, buatlah bumbu sendiri. Saat memasaknya, campur dengan sayur dan telur untuk meningkatkan komposisi gizinya.
  • Jika ternyata masih ingin mengkonsumsi mie lagi, sebaiknya gunakan mie basah yang juga bisa dibuat sendiri dengan komposisi yang lebih bergizi.

Berlatih meninggalkan konsumsi mie instan harus dilakukan sedini mungkin. Terlebih saat hamil, orang-orang dekat dari ibu hamil bisa mengambil peran akan hal ini.

Biasanya ibu hamil akan cepat terasa lapar. Dalam kondisi tidak ada orang, terdesak atau karena memang selera,  biasanya mereka akan memilih mie instan untuk dikonsumsi. Selain karena cepat dibuat, rasanya pun menggugah selera.

Bahaya makan mie instan saat hamil bukan hanya dirasakan oleh ibu yang sedang hamil, namun juga mengancam keselamatan jiwa janin dan kehidupan jangka panjang anak setelah lahir nanti. Hindari mie instan sedini mungkin, efek buruk mie instan bagi ibu hamil sangat fatal.

Mohon maaf fitur komentar kami tutup sementara.