Tempat wisata di Korea Selatan – Korea Selatan tidak hanya dikenal karena drama dan juga musiknya yang menggemparkan dunia. Negeri dengan julukan Ginseng tersebut juga punya cukup banyak destinasi menarik yang akan membuat siapa saja terkesima.

Korea Selatan memiliki segudang wisata budaya, sejarah, alam, belanja, dan juga kecantikan. Nah, kalau Anda ingin berkunjung dalam waktu dekat, silakan baca tips-nya dan juga tempat wisata di Korea Selatan di bawah ini:

Destinasi Wisata Menarik di Korea Selatan

1. Pulau Nami

Pulau Nami adalah salah satu destinasi paling ramai di Korea Selatan pasca syuting drama Winter Sonata. Pemandangan lorong dari pohon-pohon besar menjadi ciri khas dari pulau yang sangat kecil. Setiap hari ada ribuan orang datang untuk menyaksikan keindahan alamnya.

Alamat: 1 Namisum-gil, Namsan-myeon, Chuncheon, Gangwon-do, Korea Selatan

Jam operasional: 07.30-21.45

2. Seongsan Sunrise Peak

Seongsan Sunrise Peak terletak di kawasan Pulau Jeju. Di sini, Anda bisa melakukan pendakian selama 30 menit untuk sampai di puncak. Ketika sampai di atas, pemandangan laut berikut cerukan berisi tanaman langka, bisa membuat siapa saja terpesona. Bahkan, UNESCO sampai meresmikannya sebagai salah satu warisan budaya dunia.

Alamat: 1 Seongsan-ri, Seongsan-eup, Seogwipo, Jeju-do

Jam operasional: setiap saat ketika cuaca baik

3. Desa Darangee

Desa Darangee mungkin tidak ubahnya kawasan tradisional lain di kawasan Korea Selatan. Darangee memiliki banyak kawasan sawah yang menghadap langsung ke laut. Sembari menikmati keindahan alam, Anda bisa bercakap dengan penduduk setempat atau mengambil foto di beberapa sudut yang menarik.

Alamat: 21, Nammyeon-ro 679 beon-gil, Nam-myeon, Namhae-gun, Gyeongsangnam-do

Jam operasional: 09.00-17.00

4.  Rawa Upo

Bagi pecinta keindahan alam, Anda bisa mampir ke Rawa Upo yang cukup luas. Kawasan ini berukuran kurang lebih 2.314 kilometer persegi, serta menyimpan flora dan fauna unik. Di Rawa Upo Anda bisa melakukan penjelajahan dengan jalan kaki. Naik sepeda di sepanjang rawa, atau menaiki perahu untuk melihat migrasi burung yang kerap singgah di sini.

Alamat: Daedae-ri, Yueo-myeon, Changnyeong-gun, Gyeongsangnam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

5. Ladang Garam Jeungdo

Jeungdo memiliki ladang garam nan luas dan masih dikelola secara tradisional. Sejak Dinasti Song, kawasan tersebut sudah menjadi sentra garam yang berkualitas hingga sekarang. Ketika datang kemari, Anda bisa mencoba membuat garam, memanennya, dan mencobanya langsung.

Selain membuat garam, Jeungdo juga menjadi tempat paling menarik untuk berburu foto. Anda bisa melihat kehidupan tradisional penduduk yang tetap menjaga tradisi dari masa lalu hingga sekarang.

Alamat: 1930, Jeungdong-ri, Jeungdo-myeon, Sinan-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 11.00 dan 15.00

6. Pulau Uleung dan Jalan di Tepi Tebing

Bagi warga kota, tempat ini kerap dijuluki sebagai pulau misterius. Sepanjang garis pantai cuma ada bebatuan dan juga jalan setapak di tepian tebing. Anda tentu bisa jalan-jalan dengan menikmati udara pantai atau bersepeda santai di pinggiran tebing yang cukup menguras adrenalin.

Alamat: 236, Taeha-gil, Ulleung-gun, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: dibuka setiap saat kecuali cuaca buruk datang

7. Taman Laut Udo

Udo terletak di kawasan Pulau Jeju yang ramai dikunjungi wisatawan setiap harinya. Di tempat ini, Anda bisa melakukan cukup banyak aktivitas menantang seperti pendakian, berjalan di sepanjang bibir pantai, memancing, dan wisata dengan menggunakan kapal salam yang tidak boleh dilewatkan.

Alamat: Gosumul-gil, Udo-myeon, Jeju-do

Jam operasional: 24 jam

8. Juknokwon, Damyang

Juknokwon adalah kawasan hutan bambu yang cukup luas dan terkelola dengan baik oleh warga setempat. Di tempat ini Anda bisa berkeliling untuk mencari foto atau sekadar menikmati keheningan dari  hutan yang banyak dimanfaatkan juga sebagai lokasi syuting beberapa film Korea Selatan.

Selain pemandangan nan indah, Juknokwon juga terkenal karena budaya pembuatan tehnya. Warga setempat menggunakan embun dari daun bambu untuk membuat teh jukro yang rasanya menggoda. Pada waktu tertentu, di tengah hutan sering diadakan festival teh jukro dan menarik ribuan wisatawan untuk mampir.

Alamat: 119, Jungnogwon-ro, Damyang-eup, Damyang-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

9. Kuil Bulguksa

Kuil Bulguksa menyimpan cukup banyak artefak masa lalu. Setidaknya bangunan berumur lebih dari 1.500 tahun itu, telah menjelma menjadi cagar budaya yang diakui oleh UNESCO. Setiap tahun ada jutaan pelancong mengunjunginya, terutama saat musim dingin karena pemandangan bersaljunya sangat spektakuler.

Bangunan paling populer di lingkungan kuil adalah dua buah pagoda dari granit yang berada di sisi kiri dan juga kanan. Selain itu, Bulguksa juga memiliki gua bawah tanah buatan yang dulunya pernah dimanfaatkan sebagai tempat persembunyian dan melarikan diri.

Alamat: 385, Bulguk-ro, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: 07.00-18.00 (berubah setiap musim dan hanya selisih 30 menit)

10. Desa Kereta Seomjin

Desa Seomjin saat ini telah menjadi destinasi wisata yang menarik. Pertama, mereka menanam cukup banyak bunga di sekeliling rel kereta api. Selanjutnya kereta uap difungsikan untuk hiburan dan menarik banyak wisatawan untuk datang. Selain kereta, Anda bisa juga berjalan-jalan bersama keluarga atau naik sepeda.

Alamat: 232, Gichamaeul-ro, Ogok-myeon, Gokseong-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

11. Taman Poppy, Gunung Simhak

Kawasan Gunung Simhak selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam negeri atau luar negeri. Rata-rata pelancong yang datang, selalu penasaran dengan deretan bunga poppy yang berwarna merah menyala. Setiap tahun pada bulan Juni, kita dapat menyambangi festival bunga tersebut.

Alamat: Simhak Mountain, Paju-si, Gyeonggi-do

Jam operasional: 07.00-18.00

12. Kuil Sin-Reuk

Ukuran kuil Sin-Reuk tidak terlalu besar dibandingkan dengan bangunan serupa di Korea Selatan. Meski demikian, kuil yang memiliki pagoda ini selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap tahun. Saat musim dingin, tanah di dekat kuil ditutupi dengan salju beserta pohon zelkova berdiri di atasnya.

Alamat:  73, Silleuksa-gil, Yeoju-eup, Yeoju-gun, Gyeonggi-do

Jam operasional: 24 jam

13. Desa Tradisional Yang Dong

Desa tradisional Yang Dong telah ada semenjak Dinasti Chosun. Perkampungan tradisional ini memiliki penduduk yang hobi bercocok tanam secara tradisional dan juga melestarikan budaya leluhurnya. Sekarang, desa yang setiap tahun selalu dibanjiri pengunjung ini masuk ke dalam situs warisan budaya dunia dari UNESCO.

Alamat: 93, Yangdongmaeul-gil, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: 24 jam sepanjang tahun

14. Kuil Yongam

Kuil Yongam adalah bangunan bersejarah tertua di Korea yang dibangun pada abad ke-6 masehi. Yongam dibuat menjadi bangunan kuil sejak Dinasti Shilla dan digunakan sebagai rumah. Sepanjang kuil, Anda bisa menyaksikan banyak pepohonan dan pemandangan gunung berkabut yang menjulang tinggi.

Saat terbaik untuk berkunjung ke Yongam adalah ketika musim gugur tiba. Sejauh mata memandang, Anda akan menyaksikan aneka warna daun dari tumbuhan yang akan menyisakan batangnya di musim dingin.

Alamat: Samcheong-ri, Okcheon-eup, Okcheon-gun, Chungcheongbuk-do

Jam operasional: 07.00-18.00

15. Benteng Hwaseong

Benteng Hwaseong merupakan tempat wisata di Korea Selatan yang terlihat megah meski usianya telah tua. Bangunan ini didirikan pertama kali pada Dinasti Joseon dan terus mengalami perbaikan pada dinasti berikutnya. Saat ini, bangunan benteng digunakan untuk tempat wisata karena memiliki banyak situs sejarah dan taman yang luas untuk piknik.

Alamat: 910, Jeongjo-ro, Paldal-gu, Suwon-si, Gyeonggi-do

Jam operasional: 10.00-16.30

Tips Perjalanan Wisata ke Korea Selatan

Jika perjalanan ke Korea Selatan yang Anda lakukan adalah untuk pertama kalinya, perhatikan beberapa tipsnya di bawah ini.

  • Pesan akomodasi jauh-jauh hari. Apabila Anda ingin melakukan perjalanan secara murah, disarankan untuk menggunakan hotel bujet. Di kawasan kota besar seperti Seoul ada banyak akomodasi dengan harga miring yang akan menghemat pengeluaran kita.
  • Membawa makanan dari rumah. Ada baiknya Anda membawa makanan dari Indonesia baik itu mi instan atau panganan lainnya. Dengan itu, Anda bisa sarapan atau makan malam di hostel tanpa harus terus membeli kudapan di luar.
  • Berburu objek wisata gratis. Ada cukup banyak destinasi wisata gratis atau nyaris cuma-cuma dengan biaya masuk hanya 1.000 won saja. Risetlah terlebih dahulu objek wisata mana saja yang bisa dikunjungi dengan gratis.
  • Pelajari rute atau jalur transportasi di Korea Selatan untuk bus dan juga kereta bawah tanahnya. Anda tentu bisa dengan mudah melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain dan efisiensi biaya.
  • Beli oleh-oleh di pasar tradisional saja. Jangan masuk ke mal karena harganya cenderung mahal.
  • Selalu gunakan koneksi internet nirkabel yang tersedia di penginapan atau hotel. Menggunakan koneksi gratis akan menghemat biaya pembelian paket data.
  • Sebisa mungkin pelajari bahasa setempat untuk percakapan sederhana. Mempelajari bahasa Korea akan membantu saat menawar barang di pasar tradisional dan memudahkan Anda jika ingin bertanya sesuatu kepada penduduk setempat.

Demikianlah ulasan singkat tentang tempat wisata di Korea Selatan dan tips perjalanan yang bisa Anda praktikkan ketika berkunjung ke sana. Semoga bermanfaat!

Mohon maaf fitur komentar kami tutup sementara.