Investasi dalam bentuk saham menjadi salah satu pilihan yang menarik, banyak orang yang mencoba berinvestasi pada instrumen ini. Penyebabnya adalah dengan modal yang tidak begitu besar, bisa membuat investor mendapatkan keuntungan lumayan.

Terdapat dua jenis keuntungan yang didapatkan oleh investor yang memiliki saham, yaitu berupa capital gain dan dividen. Akan tetapi apabila Anda tidak memilih saham dengan hati-hati, tentunya resiko mengalami kerugian akan menimpa Anda.

Anda perlu mengetahui cara memilih sama dengan baik, agar terhindar dari kerugian ini. Untuk itu, Anda perlu melakukan analisis sebelum memutuskan untuk membeli suatu saham. Untuk menganalisis suatu saham, ada dua cara yang bisa Anda lakukan, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai bagaimana cara memilih saham berdasarkan analisis fundamental.

Baca juga:
Rekomendasi 4 Instrumen Investasi yang Cocok untuk Milenial

Memilih Saham Menggunakan Analisis Fundamental

Ada beberapa hal perlu Anda analisis sebelum Anda memilih saham suatu perusahaan untuk dibeli. Dengan melakukan analisis secara fundamental terlebih dahulu, maka Anda akan terhindar dari kerugian yang tentu tidak diinginkan.

1. Analisis Makro Ekonomi

Cara memilih saham yang pertama kali harus dilakukan adalah dengan menganalisis makro ekonomi suatu negara sebelum membeli saham di perusahaan yang berada di negara tersebut. Hal yang perlu Anda analisis diantaranya adalah kondisi negara tersebut pada saat ini dan prediksi keadaan ekonominya di waktu datang.

Dalam analisis makro ekonomi ini, Anda harus harus melihat apakah ekonomi negara tersebut sedang tumbuh ataupun menurun. Ketika ekonomi suatu negara sedang tumbuh, biasanya harga indeks gabungan di negara tersebut akan mengalami peningkatan.

Menganalisis masalah makro ekonomi ini sangat penting, di negara yang sedang kacau akan sulit untuk saham perusahaan disana untuk naik harganya. Misalnya saja kondisi negara Indonesia pada saat sedang ada pandemi Covid-19 saat ini. Dimana ketika terjadi ketidakpastian akibat pandemi covid-19 ini maka harga saham-saham akan relatif menurun.

Kita bisa melihat bahwa IHSG saat ini lebih rendah sekitar 8% dibandingkan dengan tahun lalu. Ketika pandemi Covid-19 ini menemukan harapan untuk berakhir, harga saham tentunya akan beranjak naik.

Oleh karena itu, janganlah membeli saham perusahaan di suatu negara yang sedang kacau atau diprediksi akan kacau. Anda sebaiknya memilih saham perusahaan di negara yang ekonominya sedang menunjukkan tren positif.

Kita bisa melihat saham perusahaan negara China misalnya, dimana Indeks Komposit SSE mengalami kenaikan sebesar 16% dibandingkan tahun lalu. Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan negara tersebut dalam menangani virus Covid-19.

2. Analisis Sektor Industri

Anda juga perlu melakukan analisis sektor industri mana yang sedang berpeluang tumbuh saat ini atau sedang dalam tahap pertumbuhan. Kita harus tahu bahwa tidak semua sektor industri akan tumbuh dalam kecepatan yang sama dalam suatu waktu.

Oleh karena itu, kemampuan menentukan dan memilih sektor industri mana yang memiliki pertumbuhan signifikan akan membuat Anda terhindar dari kerugian. Pertumbuhan industri di suatu negara biasanya dipengaruhi oleh peraturan pemerintah dan kebutuhan akan industri tersebut.

Misalnya saat pandemi covid-19 seperti saat ini, dimana kebutuhan akan alat kesehatan dan obat-obatan yang diduga bisa menyembuhkan covid menjadi tinggi.

Masyarakat juga semakin sadar tentang pentingnya menjaga kesehatan, sehingga banyak yang membeli vitamin dan jamu untuk dikonsumsinya. Alhasil banyak perusahaan di sektor kesehatan saat ini sahamnya naik, sehingga berinvestasi di sektor kesehatan saat ini dinilai cukup baik.

Sebaliknya jika sektor industri perusahaan tersebut sedang dalam kondisi kurang baik, maka sebaiknya Anda jangan berinvestasi di perusahaan yang bisnisnya di bidang tersebut. Karena kemungkinan besar saham perusahaan tersebut akan ikut turun sesuai dengan iklim investasi pada sektor tersebut.

3. Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

Anda perlu menganalisis laporan keuangan perusahaan yang ingin Anda beli sahamnya, untuk menilai seberapa sehat keuangan perusahaan tersebut. Didalam laporan keuangan biasanya terdiri dari tiga hal, yaitu income statement (laporan untung rugi), balance sheet (neraca perdagangan dan cash flow).

Perusahaan yang selama tiga tahun berturut-turut mendapatkan keuntungan biasanya lebih menjanjikan untuk Anda beli sahamnya. Selain dilihat dari keuntungan yang didapatkan perusahaan, Anda bisa melihat rasio keuangan perusahaan tersebut untuk menilai apakah perusahaan tersebut dalam kondisi sehat atau tidak.

Rasio keuangan sangat penting untuk menganalisis bagaimana kinerja suatu perusahaan. Hal Itu dikarenakan rasio keuangan akan membandingkan data keuangan yang ada dalam laporan keuangan, seperti laporan neraca, aliran kas dan untung ruginya.

Dengan begitu maka kita dapat dengan mudah menganalisis kinerja bisnis suatu perusahaan. Jika kinerja suatu perusahaan buruk, maka janganlah Anda membeli sahamnya.

4. Analisis Good Corporate Governance

Good Corporate Governance merupakan unsur penting perlu dilihat oleh seorang investor dalam menentukan apakah akan berinvestasi dalam perusahaan tersebut. Sebuah perusahaan yang baik harus memiliki tata kelola baik dan dipimpin oleh para pemimpin jujur dan berpengalaman.

Dengan begitu maka perusahaan tersebut dapat bergerak ke arah yang lebih baik, sehingga harga sahamnya pun akan bertambah mahal di setiap waktunya.

Sebaliknya jika disuatu perusahaan tata kelolanya tidak baik, maka kinerja perusahaan tersebut diragukan untuk bisa berkembang. Biasanya perusahaan yang tidak memiliki tata kelola yang baik maka akan ada karyawan di dalamnya yang melakukan penyelewengan.

Ketika ada karyawan dalam suatu perusahaan melakukan penyelewengan, apalagi jika seorang atasan maka saham perusahaan tersebut biasanya akan merosot jatuh.

Itulah beberapa cara memilih saham dengan baik, agar Anda tidak salah beli yang dapat menyebabkan Anda mengalami kerugian. Usahakan dalam memilih saham ini, pikiran dibiarkan tetap tenang dan menjaga konsentrasi dalam menganalisis perusahaan yang akan dipilih.

Mohon maaf fitur komentar kami tutup sementara.