Ponsel Android kini menjadi barang wajib yang harus di miliki oleh setiap orang. Tak punya, kita serasa ketinggalan zaman. Terlebih sebuah perangkat, memiliki beragam fungsi untuk memudahkan aktivitas sehari-hari.

Salah satu kemudahan terbesar yang di miliki oleh sebuah ponsel pintar adalah akses internet cepat.

Ditambah lagi, sekarang telah tersedia jaringan 4G LTE yang menawarkan kualitas kecepatan pengiriman data lebih, saat menjelajahi dunia maya. Para produsen gawai pun berlomba-lomba meluncurkan produk dengan dukungan terhadap 4G LTE berharga murah meriah.

Cara memanfaatkan kelebihan tersebut pun beragam. Anda bisa secara langsung memakai ponsel untuk berselancar. Atau, bisa juga memilih cara menjadikan Android sebagai modem internet. Metode tersebut berguna pula untuk berbagi akses internet dengan teman atau saudara.

Lalu, bagaimana caranya?

Cara Menjadikan Android Sebagai Modem

Anda mungkin berpikir kalau mengubah smartphone Android menjadi modem memiliki tingkat kesulitan tinggi. Padahal, langkah-langkah yang di perlukan, tidak banyak dan rumit. Bahkan, dapat kita lakukan dengan meluangkan waktu tidak kurang dari 5 menit.

Metode paling umum di lakukan adalah dengan memanfaatkan Fasilitas tethering. Fitur tersebut berguna untuk mengubah ponsel menjadi modem. Ada tiga metode tethering yang bisa di coba, antara lain:

1. Personal Hotspot               

Metode satu ini memungkinkan sang pemilik perangkat untuk berbagi koneksi internet dengan beberapa perangkat sekaligus. Hanya saja, baterai ponsel akan lebih cepat habis. Terutama jika terhubung dengan lebih dari satu gawai.

2. Via Bluetooth          

Berbeda dengan Personal Hotspot, cara menjadikan Android sebagai modem ini terbatas cuma untuk satu perangkat lain. Keuntungannya, pemakaian baterai lebih tahan lama.

3. USB Tethering                    

Cara ketiga adalah dengan memanfaatkan port USB. Kelebihannya, cara tersebut menawarkan kecepatan internet lebih tinggi di banding memakai kedua metode sebelumnya. Terlebih, Anda tidak perlu khawatir kapasitas baterai jadi cepat habis.

Dari ketiga opsi, Personal Hotspot kerap atau paling sering terpilih oleh para pengguna. Alasan utamanya, prosedur cenderung lebih mudah dan bisa di pakai beberapa orang sekaligus. Metode ini tersedia di semua jenis perangkat Android. Adapun beberapa langkah yang perlu Anda lakukan, kira – kira sebagai berikut:

Catatan: contoh kasus, pada ponsel merek Xiaomi.

  1. Masuk ke bagian Settings.
  2. Pada bagian ini, kita akan menjumpai pilihan Portable Hotspot, tap opsi tersebut.
  3. Langkah berikutnya, aktifkan mode Portable hotspot.
  4. Setelah itu di bagian Set up portable hotspot, Anda dapat mengubah nama SSID serta password atau kata sandi. Pastikan pula hotspot menggunakan sistem WPA2 PSK.

Sistem enkripsi tersebut berfungsi sebagai pengaman agar tidak ada pihak luar yang hendak menerobos dan meretas hotspot. Tentu, tidak mau paket data cepat habis gara-gara ada pengguna tidak jelas, terhubung dengan jaringan nirkabel Anda, kan?

Setelah proses pengaturan selesai, maka langkah terakhir adalah menghubungkan perangkat lain ke ponsel yang sudah menjadi hotspot (jaringan tersebut, juga dapat di deteksi oleh berbagai jenis piranti, seperti laptop, tablet, dsb).

Terahir, sebelum menjadikan Android sebagai modem, pastikan terlebih dahulu, untuk memastikan ketersediaan paket data internet yang di miliki.

Terutama, saat ingin berbagi akses ke beberapa perangkat sekaligus. Lebih daripada itu, pastikan pula baterai ponsel dalam kondisi penuh. Kita tentu tak ingin aktivitas browsing terpotong di tengah jalan, toh? Akhir kata, selamat mencoba!

Mohon maaf fitur komentar kami tutup sementara.