Keputihan merupakan salah satu masalah yang terjadi pada organ kewanitaan yang dapat disebabkan banyak hal. Mulai dari infeksi jamur dan virus, masalah kebersihan hingga faktor makanan pemicu yang dikonsumsi.

Keputihan yang tidak normal biasanya ditandai dengan bau yang sangat menyengat, berwarna kehijauan dan diiringi rasa gatal yang sangat. Makanan penyebab keputihan pun tak bisa dianggap sepele, hindari konsumsinya untuk membantu proses penyembuhan.

Beberapa jenis makanan yang bisa meningkatkan resiko keputihan diantaranya adalah dari jenis buah. Buah-buah tersebut mengandung banyak air dan zat asam yang dapat memicu perkembangan jamur candida penyebab keputihan. Termasuk juga dari jenis makanan yang banyak mengandung gula atau karbohidrat. Bahan ini juga memicu meningkatnya produksi cairan lendir yang keluar dalam bentuk keputihan.

Baca juga:
Ini Cemilan Sehat Ibu Hamil untuk Trimester Satu, Dua dan Tiga

Jenis Makanan Penyebab Keputihan

Makanan memang bukan penyebab utama terjadinya keputihan, namun jika tidak dikontrol, kondisi keputihan bisa semakin parah. Untuk memandu Anda mempercepat proses terapi penyembuhan keputihan, berikut ini beberapa jenis makanan yang harus Anda hindari konsumsinya:

1. Jenis Buah-buahan

Selama keputihan, ada 3 jenis buah-buahan yang harus Anda hindari konsumsinya, yakni timun, nenas dan bengkoang. Buah-buah ini mengandung banyak air dan kandungan zat asamnya tinggi yang menyuburkan jamur candida penyebab keputihan. Selain itu, zat gula yang ada di buah itu juga semakin meningkatkan potensi pembentukan lendir keputihan.

Bukan berarti saat mengalami keputihan Anda tidak boleh sama sekali mengkonsumsi buah-buah tersebut, namun sangat dianjurkan untuk membatasi konsumsinya, jangan berlebihan.

2. Sumber Karbohidrat

Seperti sudah dijelaskan di atas, makanan pemicu terjadinya keputihan adalah makanan yang banyak mengandung karbohidrat atau sumber karbohidrat. Misalnya tepung, hindari gorengan yang biasanya banyak menggunakan tepung.

Sumber karbohidrat bisa Anda ganti lebih dulu dengan lemak yang juga bisa dijadikan sebagai energi. Misalnya mengurangi konsumsi nasi dan menggantinya dengan protein atau lemak seperti daging dan ikan.

3. Makanan Bersoda

Makanan dan minuman yang banyak mengandung soda sangat tinggi kandungan glukosanya sehingga dianjurkan untuk mengurangi konsumsinya pada saat terapi penyembuhan keputihan.

Selain itu makanan bersoda juga memicu obesitas, diabetes dan sebagainya. Minuman bersoda biasanya berbentuk soft drink atau minuman-minuman kemasan lainnya.

4. Makanan Fermentasi

Makanan yang difermentasi juga mengandung glukosa yang tinggi sehingga harus dihindari untuk mereka yang sedang terapi penyembuhan keputihan.

Beberapa jenis makanan yang mengandung ragi misalnya seperti keju, aneka pasta, mayones dan sebagainya. Makanan-makanan ini memiliki kandungan gula yang tinggi dan memicu produksi lendir keputihan yang lebih banyak.

5. Buah yang Dikeringkan

Buah-buah yang dikeringkan biasanya akan mengandung gula fruktosa yang tinggi dan juga memicu suburnya jamur candida penyebab keputihan.

Ada banyak jenis buah kering yang dijual dan dapat dijadikan makanan misalnya keripik apel, keripik nenas, keripik nangka dan sebagainya. Buah-buah tersebut diolah menjadi kering dan dijual dengan harga yang biasanya di atas harga buah yang masih basah.

6. Minuman Beralkohol

Minuman mengandung alkohol juga mengandung glukosa yang tinggi dan harus dihindari untuk penderita keputihan. Dengan suasana manis dari gula yang ada akan menyebabkan pertumbuhan jamur keputihan semakin berkembang subur. Selain itu minuman alkohol juga dapat memicu berbagai jenis penyakit lainnya.

7. Makanan Kalengan

Makanan yang dikemas dalam kaleng biasanya juga kaya dengan gula. Makanan tersebut biasanya sudah diolah lebih dulu dan dikemas dalam bentuk kaleng. Meskipun praktis dan memudahkan aktivitas Anda, hindari makanan yang bukan hanya memicu keputihan tersebut, namun juga dapat memicu penyakit lain seperti kanker.

8. Makanan Pedas

Makanan pedas juga harus dihindari untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan. Makanan pedas bukan hanya memicu terjadinya lendir keputihan, namun juga dapat menyebabkan resiko kerusakan organ pencernaan lain seperti lambung dan usus. Hindari konsumsi makanan pedas untuk kesehatan tubuh jangka panjang.

9. Kentang dan Jagung

Kentang dan jagung sering sekali kita konsumsi baik untuk cemilan makanan ataupun campuran sayur. Dua bahan ini merupakan sumber karbohidrat yang juga perlu Anda hindari selama proses terapi penyembuhan keputihan.

Makanan ini mengandung banyak gula yang dapat menyebabkan produksi lendir keputihan meningkat. Suasana manis disukai oleh jamur candida. Terkadang juga bekas keputihan yang ada di pakaian dalam bisa dikerumuni semut, menandakan lendir tersebut mengandung jamur yang menyukai suasana manis.

10. Gula

Gula bisa kita dapatkan di banyak makanan, dan terkadang juga kita tambahkan secara langsung dalam makanan dan minuman. Jika Anda sedang terapi keputihan, sebaiknya kurangi asupan gula dalam setiap makanan dan minuman.

Untuk menggantikan rasa manis, Anda bisa menggunakan madu dalam minuman yang Anda buah. Bila mengkonsumsi jus buah misalnya, jangan gunakan gula tapi gantilah dengan madu.

Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Keputihan

Selain jenis makanan yang memicu terjadinya keputihan, ada juga jenis-jeni makanan lain yang sebaiknya dikonsumsi selama proses terapi penyembuhan penyakit tersebut. Selama Anda mengkonsumsi obat tertentu, Anda juga bisa mengkonsumsi makanan-makanan di bawah ini:

  • Konsumsi makanan yang ditumis atau direbus, ini adalah cara pengolahan makanan yang dianjurkan untuk Anda penderita keputihan. Makanan rebusan lebih sehat dan bisa mengurangi perkembangan jamur di dalam organ kewanitaan.
  • Perbanyak konsumsi bawang putih. Dalam masakan yang Anda olah misalnya tumisan atau masakan berkuah, sebaiknya menggunakan bawang putih dalam jumlah lebih banyak. Bawang putih dengan berbagai kandungan senyawa di dalamnya memiliki efek anti jamur yang dapat menghambat pertumbuhan jamur keputihan.
  • Konsumsi sayuran aneka warna dalam satu masakan. Tumisan sayur atau rebusan akan lebih bagus untuk penderita keputihan. Kombinasikan sayur yang Anda konsumsi jenis-jenisnya.

Selama terapi penyembuhan keputihan, Anda juga harus memperhatikan kebersihan organ kewanitaan, termasuk pakaian dalam yang tidak bersih atau sering dalam keadaan basah akan memicu tumbuhnya jamur.

Hasil maksimal untuk penyembuhan keputihan bisa Anda dapatkan dengan melakukan 3 hal, yakni mengkonsumsi obat penyembuhan keputihan, menghindari makanan yang memicu meningkatkan lendir keputihan serta menjaga kebersihan organ kewanitaan.

Faktor lain terkadang juga memicu terjadinya keputihan yang normal adalah kelelahan. Meskipun pada awalnya keputihan merupakan hal yang biasa dan tidak berbahaya, kondisi ini tetap harus diperhatikan sebelum berkembang lebih parah.

Jika proses penyembuhan dirasa sulit, menghindari makanan penyebab keputihan pun sudah dihindari namun tetap saja keputihan terjadi, sebaiknya Anda segera mengkonsultasikannya dengan dokter. Keputihan yang sudah parah terkadang merupakan indikasi gejala dari penyakit lain yang lebih serius.

Diantaranya adalah masalah seperti kista, kanker serviks dan masalah rahim lainnya. Infeksi jamur yang sudah parah akan meningkatkan resiko terjadinya penyakit lain. Jadi sebelum hal itu terjadi, segera tangani keputihan yang ada dengan serius.

Mohon maaf fitur komentar kami tutup sementara.