Kata Mutiara Islam Aa Gym – Siapa tak kenal Aa Gym? Ya beliau adalah seorang pendakwah asal Bandung yang cukup populer di tanah air tercinta kita ini.

Pemilik nama lengkap Yan Gymnastiar (lebih dikenal dengan Abdullah Gymnastiar) itu merupakan pendiri dari Pondok Pesantren Daarut Tauhiid. Tak hanya sebagai seorang pendakwah, ia juga berprofesi sebagai pebisnis dan penulis buku.

Gaya atau metode penyampaiannya yang unik, terkesan lucu – teatrikal serta materi dakwah bersifat praktis (dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari) membuat pesan-pesan dakwah yang ia sampaikan lebih mudah diterima oleh sebagian besar kalangan.

Adapun tema dakwahnya sendiri berkisar pada keteguhan iman, toleransi, hati nurani hingga pengendalian diri. Tema-tema inilah yang secara umum pula, banyak digemari oleh ibu-ibu rumah tangga.

Kata Mutiara Islami Abdullah Gymnastiar / Aa Gym

Sudah barang tentu sebagai salah seorang dari banyak pemuka agama, Abdullah Gymnastiar sendiri banyak menyampaikan pesan-pesan atau kata bijak yang sarat akan makna. Dibawah ini, Anda dapat menyimak kata-kata mutiara islami AA Gym yang telah kami rangkum dari berbagai sumber terpercaya.

1Banyak rezeki bukan tanda dimuliakan. Sedikit rezeki bukan tanda dihinakan. Yang mulia adalah yang selalu bersyukur dan bersabar
2Sedekah akan menambah keberkahan rezeki yang ada dan mengundang rezeki yang tidak ada
3Jangan risaukan apa yang tidak kita miliki, tapi risaukan hati saat tak bersungguh-sungguh mensyukuri setiap pemberian-Nya
4Sabar itu ilmu tingkat tinggi, belajarnya setiap hari, latihannya setiap hari, ujiannya sering mendadak, sekolahnya seumur hidup, namun hadiahnya kebahagiaan
5Keinginan itu seperti air laut, makin diminum makin haus, tidak ada berhentinya
6Keberuntungan bukan karena hari yang baru, keberuntungan adalah bagi siapa yang mengisi harinya, dengan sesuatu yang lebih baik
7Bukan hanya sibuk beramal, tapi juga berusaha bagaimana supaya amal kita diterima
8Allah Maha Tahu persis keadaan kita. Ia lebih tahu daripada diri kita sendiri. Semua cobaan hidup sudah diukur dengan sempurna
9Nyamannya hidup, kalau harta yang dimiliki itu bersih. Bahagianya hidup, berkahnya hidup, indahnya hidup juga kalau harta kita bersih. Bersihkan harta kita dengan berzakat
10Tidak ada keraguan bahwa Allah mendengarkan setiap doa. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan sekecil apapun kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya
11Bahagia itu bukan karena tidak punya persoalan, melainkan karena selalu dekat dengan Allah dalam mengarungi persoalan seberat apapun
12Kalau kita sudah yakin semua ciptaan Allah, maka kita tidak akan berani menghina siapapun ciptaan Allah
13Yang terpenting setelah Ramadhan, kita menjadi orang yang bertakwa. Bisa mengendalikan diri baik mata, telinga, hati, apalagi mengendalikan kata-kata dalam lisan
14Barang siapa yang disibukkan dengan kebaikan, dia tidak akan sibuk dengan kemaksiatan dan kesia-siaan
15Barang siapa yang jujur maka hidupnya akan mujur dan makmur. Barangsiapa yang tidak jujur hidupnya bakal babak belur dan hancur
16Tidak ada yang lebih penting dari kehidupan ini kecuali kita semua kumpul di surga-Nya
17Tiada yang paling membahayakan diri kita selain keburukan-keburukan diri yang tidak segera bertaubat
18Yang terpenting dari amal adalah diterima oleh Allah atau tidak. Jika niatnya salah, sehebat apapun amal pasti tidak akan diterima
19Hidup ini terasa menderita bukan karena kurang karunia, tapi kurang bersyukur. Karena karunia dari Allah itu ada setiap saat
20Sehebat apapun ibadah bila tidak karena ilmu yang benar niscaya akan sia-sia bahkan celaka. Maka nikmat besar dari Allah adalah bila kita diberikan kecintaan demi mencari ilmu, mengamalkan ilmu secara ikhlas dan menyebarkan ilmu
21Di antara yang masih membuat kita dihargai oleh orang lain adalah karena Allah masih menutupi aib, keburukan dan kekurangan kita
22Yakinlah setiap perbuatan akan kembali kepada kita sendiri. Maka fokuslah untuk berpikir baik, berkata baik, berbuat baik, dan berhati baik
23Santri adalah pribadi tulus dan tawadhu, yang tak mengenal lelah dan henti untuk belajar dan berlatih. Hingga menjadi cahaya dan bukti indahnya islam Rahmatan Lil ‘Alamin
24Cari 1001 alasan untuk selalu berbaik sangka kepada orang lain, niscaya akan lebih tenang dibandingkan hidup dalam penuh prasangka
25Syukuri dan jalani episode apapun yang Allah takdirkan. Jangan sibuk oleh keinginan. Dijamin Allah akan memberikan yang terbaik kepada kita
26Mengejar dunia mati-matian sampai mati beneran. Padahal yang harus dikejar dengan kesungguhan adalah hidayah-Nya
27Makin ingin dipuji, makin ingin dihargai, makin ingin diakui, makin ingin diberi, makin ingin diterimakasihi, makin ingin disayangi, makin sering sakit hati
28Seberapa banyak amal yang dirahasiakan, yang hanya Allah dan dirinya sendiri yang tau. Itulah amal yang ikhlas
29Mustahil bagi kita untuk mandapatkan jalan keluar dari himpitan masalah, tercapainya keinginan yang terbaik atau selamat dari ancaman, kecuali hanya dengan pertolongan Allah
30Allah memberikan tambahan nikmat bukan kepada orang yang banyak keinginan, tetapi Allah memberikan tambahan karunia bagi orang yang bersyukur paling banyak
31Keluarga sakinah itu adalah keluarga yang berhati tauhid, keluarga yang yakin, tidak ada karunia sekecil apapun kecuali hanya datang dari Allah
32Orang yang paling beruntung bisa dilihat dari caranya menyikapi waktu. Orang yang mengisi waktunya dengan sesuatu yang baik, dia akan menjadi orang baik
33Kita semua pasti ingin bahagia, mulia, dan selamat. Semua itu tidaklah sulit karena ada dalam semua yang Allah sukai
34Bahagia itu bukan karena bebasnya dari masalah, tapi jadi dekat dengan Allah walau banyak masalah
35Stres itu kebanyakan mikir dan kurang dzikir
36Ridho terhadap takdir yang sudah terjadi adalah nikmat yang sangat besar. Hati akan menjadi lapang dan ditentramkan oleh Allah. Tinggal sempurnakan ikhtiar ke takdir yang lebih baik
37Semua itu ada pada perintah Allah. Apa yang Allah perintahkan kepada kita, kalau kita jalani dengan niat baik dan cara yang benar, kita akan bahagia, mulia, dan selamat dunia akhirat
38Orang yang paling beruntung dalam hidup ini adalah orang yang tidak pernah merasa kesepian dan tidak merasa sendiri karena yakin Allah melihat dan menatapnya
39Banyak berharap dari makhluk pasti mendatangkan gelisah dan kecewa, Namun sebaliknya, hati yang berharap hanya kepada Allah niscaya tenang dan tercukupi
40Orang kalau sudah mencintai sesuatu, dia akan menjadi hamba sesuatu itu. Yang utama adalah mencintai apa yang dicintai Allah

Gambar / Ayosemarang.com

Penulis

Mohon maaf fitur komentar kami tutup sementara.