Saat melamar pekerjaan, selain surat lamaran kerja yang baik pastinya ada beberapa tahapan wajib dijalani oleh semua pencari kerja. Tahapan tersebut biasanya tahapan interview merupakan tahapan paling sulit dan menakutkan.

Apalagi bagi mereka yang baru terjun ke dunia kerja atau fresh graduate. Bingung, hingga gugup kerap dirasakan oleh para pencari kerja saat akan atau menjalani interview.

Pada dasarnya pihak HRD sudah memiliki beberapa pertanyaan dasar yang sering ditanyakan saat sesi wawancara berlangsung. Hampir semua bidang akan ditanyai beberapa pertanyaan tersebut.

Pertanyaan Paling Umum Ditanyakan Saat Wawancara

Berkenaan dengan itu, berikut kami sampaikan enam pertanyaan paling sering ditanyakan saat interview, agar pelamar kerja dapat lebih mempersiapkan diri:

1. Jelaskan Mengenai Diri Anda

Hampir semua jenis dan posisi pekerjaan akan ditanyai pertanyaan ini, entah menjadi Office Boy, Barista, Admin, bahkan Staff sekalipun dapat dipastikan pertanyaan sejenis muncul. Pertanyaannya tentu bervariasi dan itu tergantung pihak HRD bagaimana mengemasnya.

Contoh Pertanyaan:
“Ceritakan tentang diri Anda?”
Contoh Jawaban:
“Saya merupakan lulusan baru dari universitas (nama universitas) jurusan (nama jurusan). Selama menjadi mahasiswa pernah memegang jabatan organisasi kampus, sebagai ketua BEM. Selama satu periode saya sukses menjalankan beberapa program kerja. Selain itu saya pernah magang selama tiga bulan di pemda Jawa tengah sebagai Staff Publikasi. 

Saya sudah terbiasa mengelola SDM dalam jumlah besar dan memiliki pengalaman organisasi yang cukup. Berbekal pengalaman-pengalaman tersebut saya merasa siap untuk bekerja pada perusahaan ini”.

2. Mengapa Perusahaan Kami Sebaiknya Menerima Anda

Melalui pertanyaan ini perusahaan memberikan kesempatan bagi Anda untuk menjelaskan secara terperinci kenapa Anda adalah orang yang tepat. Berbeda dengan sebelumnya, pertanyaan ini lebih fokus mengenai apa yang dapat Anda berikan kedepannya untuk perusahaan.

3. Ceritakan Apa yang Anda Lakukan di Pekerjaan Sebelumnya / Saat ini

Pertanyaan ini lebih mudah Anda jawab dari pada pertanyaan pertama dan kedua. Sebab itu akan bersinggungan langsung dengan rutinitas kita pada pekerjaan sebelumnya.

Tips yang dapat diterapkan adalah jelaskan deskripsi pekerjaan Anda sebelumnya dengan sudut pandang terbaik. Lalu hubungkan dengan job desk posisi yang saat ini Anda lamar.

Hal terpenting saat memberikan jawaban adalah Kejujuran Anda tanpa terkesan dibuat-buat atau bohong.

4. Kenapa Anda Berhenti dari Pekerjaan Terakhir Anda

Pertanyaan ini mudah dijawab oleh beberapa orang yang keluar dari pekerjaan terakhir karena alasan kontrak habis atau perusahaan terakhir gulung tikar atau bankrut. Namun, jika alasan terakhir karena adanya konflik di tempat kerja sebelumnya atau Anda dipecat, tentu Anda akan kesulitan untuk memberikan jawaban.

Tips:
Silahkan jawab dengan jujur. Namun berikanlah penjelasan positif mengapa Anda keluar dari perusahaan terakhir Anda.

5. Apa kelebihan Anda

Ini merupakan pertanyaan paling umum yang ditanyakan pihak HRD kepada para calon karyawan. Pertanyaan tersebut sering diajukan, agar dapat melihat seberapa besar Anda memiliki pandangan terhadap diri.

Tips:
Cari kelebihan Anda yang berhubungan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Pastikan pula untuk menjawab dengan rendah hati namun dengan tegas dan yakin ditambah sedikit meninggikan diri Anda.

Yakinkan pihak perusahaan dengan jawaban dari Anda. Jangan terlalu banyak berpikir saat menjawab pertanyaan ini, karena pewawancara akan ragu dengan jawaban yang tidak tegas dan lambat.

6. Apa Kekurangan Anda

Terakhir merupakan pertanyaan favorit perusahaan paling umum diajukan kepada calon karyawannya. Pertanyaan ini sederhana namun menjebak jika Anda salah dalam menjawab.

Tips:
Deskripsikan kekurangan pada diri Anda kemudian tambahi dengan cara mengatasi kelemahan Anda tersebut.

Misalnya, “Saya termasuk orang yang kurang teliti dan sabar ketika bekerja. Khususnya ketika bekerja dalam sebuah tim, tetapi saya selalu menjalankan semua tugas secara sistematis. Berbekal akan hal ini, saya menjadi salah satu orang yang sering memberikan usul dan berkontribusi dalam perencanaan tim”.

Dengan beberapa penjelasan singkat diatas, semoga Anda semakin siap menghadapi sesi wawancara.

Mohon maaf fitur komentar kami tutup sementara.